Mahasiswa Statistika UNS Juara IndoHCF Innovation Awards 2019
Mahasiswa Statistika UNS Juara IndoHCF
Innovation Awards 2019
M0719034 Crisma Devika Setiawan Penulis
Mahasiswa Program Studi Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
A. LATAR
BELAKANG
Indonesia Healthcare
Forum (IndoHCF) Innovation Awards
merupakan program penghargaan kepada instansi dan individu/kelompok perorangan
yang telah berhasil menjalankan program-program peningkatan pelayanan dalam
bidang kesehatan. Berdasarkan laman di MIPA, salah satu mahasiswa
program studi Statistika di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) berhasil mendapatkan juara ketiga dalam program
penghargaan tersebut.
B. TUJUAN
ARTIKEL
Tujuan dari artikel ini yaitu
untuk mengetahui hal yang dapat membuat mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) memenangkan
penghargaan dalam program Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) Innovation
Awards 2019
C. PEMBAHASAN
Indonesia
Healthcare Forum (IndoHCF) Innovation Awards merupakan program penghargaan
kepada instansi dan individu atau kelompok perorangan yang telah berhasil
menjalankan program-program peningkatan pelayanan dalam bidang kesehatan. Grand
final Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) Innovation Awards III-2019 sendiri dilaksanakan
di ICE BSD Tangerang bersamaan dengan perayaan Hari Kesehatan Nasional pada
hari Jum’at – Sabtu (8-9 November 2019).
Acara penghargaan ini dihadiri oleh Menteri
Kesehatan dr. Terawan, Menteri Kesehatan Periode 20142019 Dr. dr. Nila F
Moeloek, SpM (K), Menteri Kesehatan Periode 2012 – 2014 dr Nafsiah Mboi SpA.
MPH, Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Anies Baswedan, Presiden PT IDS
Medical Systems Indonesia, Rufi Susanto, Ketua Umum Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF), Dr. dr.
Supriyantoro, Sp.P, MARS, dan sejumlah pejabat eselon satu dan dua di
lingkungan Kementerian Kesehatan, serta para undangan dari berbagai instansi
kesahatan baik pemerintah maupun swasta.
Universitas Sebelas
Maret Surakarta (UNS) dengan perwakilan Lingga Aji Andika yang merupakan mahasiswa program studi Statistika Fakultas MIPA berhasil
meraih Juara III pada ajang penghargaan ini. Lingga
mengusung tema/aplikasi Medical Artifical Intelegence yang merupakan sebuah
aplikasi yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelegence (AI)
untuk mengambil sebuah keputusan kompleks dan sulit. Medical Artifical Intelegence
adalah cara baru dalam hal pelayanan kesehatan pada masyarakat berbasis
aplikasi. Dengan aplikasi inilah Lingga dapat menjadi juara III dalam kategori Inovasi
ICT Kesehatan Sub Kategori Potential Newbie dan berhak menerima atas uang
pembinaan sebesar Rp. 10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah).
Lingga mengatakan
bahwa Medical Artifical Intelegence tidak
sekedar sebagai aplikasi pemberi informasi kesehatan, konsultasi online ataupun healty tracking, lebih
dari itu Medical Artifical Intelegence memanfaatkan
sebuah metode Artifical Intelegence yang
disebut dengan machine learning dan lebih khusus adalah
penerapan deep learning. Lingga berharap
agar pemanfaatan Artifical Intelegence dalam
aplikasi Medical Artifical Intelegence dapat
membantu masyarakat dari berbagai sisi dan mempermudah pelayanan kesehatan
kepada masyarakat Indonesia. Salah satu tujuan
dari terbentuknya inovasi Medical Artifical Intelegence
adalah impact Medical Artifical Intelegence yang lebih besar
kepada masyarakat.
D. KESIMPULAN
Mahasiswa Universitas
Sebelas Maret Surakarta (UNS) dapat membuktikan bahwa mereka siap untuk
bersaing dengan para pemuda bangsa lain
dan bersaing dalam dunia intenasional. Selain itu mahasiswa Universitas Sebelas
Maret Surakarta (UNS) berhasil membuktikan bahwa ilmu yang didapatkan dalam
perkuliahan dapat diterapkan dan digunakan untuk kepentingan dan kemajuan
bangsa serta untuk pengabdian kepada masyarakat. Aplikasi Medical Artifical
Intelegence yang dibuat oleh Lingga dapat digunakan untuk kemajuan
bangsa Indonesia dalam bidang kesehatan dan aplikasi tersebut dapat
dikembangkan kembali agar nantinya dapat digunakan untuk membantu seluruh
masyarakat Indonesia.
Komentar
Posting Komentar